Waspada DDOS attack dan Cara Mencegahnya

Telecommunication
Telecommunication
Feb 14, 2022
Di Posting Pada 14 Feb 2022

Semua server dan jaringan pasti memiliki batasan di mana mereka dapat bekerja secara optimal untuk melayani kebutuhan kliennya. Ketika jumlah request melebihi batasan tersebut, maka kinerjanya akan melambat atau bahkan mengalami down di mana server sama sekali tidak bisa diakses. Hal ini bisa terjadi akibat adanya event tertentu yang membuat request banyak terjadi dalam waktu bersamaan, misalnya adanya flash sale pada sebuah aplikasi ecommerce. Namun, bisa juga terjadi akibat DDOS attack.

Apa itu DDOS attack?

DDOS (Distributed Denial of Service) attack adalah serangan yang dilakukan dengan cara mengirimkan request secara berlebihan pada sebuah jaringan dengan tujuan untuk memenuhi jaringan tersebut sehingga akan mengalami masalah fungsi. Jaringan atau server yang diserang akan mengalami kelebihan beban sehingga tidak bisa diakses secara normal oleh user sementara waktu.

DDOS attack dapat menyerang dalam 2 jenis, yaitu membebani kapasitas server atau jaringan secara berlebihan, seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Namun ada juga yang menyerang dalam volume kecil tetapi menargetkan hanya pada satu area. Misalnya hanya halaman login saja atau halaman lainnya. Di antara keduanya, DDOS attack jenis pertama adalah yang paling umum terjadi.

Dampak DDOS attack

DDOS attack mungkin tidak merusak sistem server perusahaan Anda tetapi akan secara langsung mengganggu produktivitas karyawan. Sementara itu, jika server diakses langsung oleh user atau pelanggan Anda, seperti pada ecommerce, kondisi ini akan membuat pelanggan kecewa dan berpotensi untuk pindah menggunakan layanan kompetitor Anda.

Tujuan dari serangan ini cukup beragam, seperti:

  1. Meminta uang tebusan
  2. Merusak kredibilitas perusahaan
  3. Mengganggu performa perusahaan
  4. Melansir dari situs phoenixap.com, berikut ini adalah persentase periode gangguan DDOS attack berdasarkan data laporan Radware: 33% layanan tidak bisa diakses selama satu jam, 60% kurang dari satu hari penuh, 15% selama satu bulan

 

Mencegah DDOS attack pada Jaringan Perusahaan

Meskipun tidak bertujuan untuk mencuri data atau merusak secara permanen, DDOS attack tetap bisa merugikan perusahaan dalam jangka pendek maupun panjang. Agar hal ini tidak terjadi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya DDOS attack, yaitu:

  1. Amankan jaringan. Pastikan jaringan selalu terjaga keamanannya dengan menggunakan firewall, antivirus security, dan endpoint security.
  2. Manfaatkan multiple server. DDOS attack umumnya hanya menyerang satu server, ketika perusahaan memiliki multiple server maka server lainnya dapat mengantisipasi risiko down saat terjadi serangan.
  3. Persiapkan adanya DDOS attack. Mempersiapkan adanya serangan cyber crime sejak awal akan memberikan perusahaan kesempatan untuk menyediakan berbagai alternatif ketika serangan tersebut benar-benar muncul.
  4. Waspada tanda DDOS attack. Selalu pantau kondisi jaringan secara terus-menerus agar tim IT dapat segera mengatasi ketika ditemukan adanya gejala atau tanda DDOS attack.

 

Anti DDOS attack dari Link Net Untuk Mencegah Serangan

DDOS attack memang tidak secara langsung merusak sistem Anda dengan menyebarkan virus atau melakukan pencurian data. Namun jika masalah ini tidak diatasi secara serius dapat menyebabkan kerugian besar bagi perusahaan. Untuk mencegah terjadinya hal tersebut, Anda bisa memanfaatkan produk security dari LinkNet yaitu Anti DDOS.

Anti DDOS akan menghubungkan secara langsung IP Address Anda dengan Link Net IP Backbone. Perlindungan ini akan membuat traffic selalu berada dalam pengawasan. Tidak hanya itu, jaringan juga akan selalu dilindungi dari kemungkinan adanya DDOS attack. Anda juga bisa mendapatkan laporan secara penuh mengenai traffic yang terjadi dalam jaringan sehingga bisa melakukan antisipasi jika merasa adanya ketidakberesan. Dengan perlindungan ini, maka Anda tidak perlu lagi khawatir dengan adanya DDOS attack yang akan mengganggu aktivitas perusahaan Anda.

Artikel Terkait
Artikel Lainnya
Lihat Semua Artikel Lainnya  
  Tautan Berhasil di Copy