Apa itu SD-WAN? Pengertian dan Cara Kerjanya

Apr 07, 2023
Di Posting Pada 07 Apr 2023

Semakin besarnya tingkat aktivitas atau lalu lintas data dalam sebuah perusahaan, dibutuhkan infrastruktur yang kuat untuk menghubungkan tiap jaringan perusahaan pusat ke cabang-cabang lainnya. Untuk itu, sistem server seperti Wide Area Network (WAN) bisa jadi jawaban atas kebutuhan tersebut. 

Teknologi ini akan bantu proses operasional bisnis jadi lebih efektif dan menghindari risiko human error. Namun, ternyata teknologi WAN tradisional ini saja belum mampu mengatasi permasalahan dengan optimal. Diperlukan jaringan terbarukan seperti SD-WAN (Software-Defined Wide Area Network) untuk meningkatkan hubungan data centre dengan tiap jaringan perusahaan.

Lantas, apakah perbedaan SD-WAN dengan WAN biasa? Apa yang menjadi nilai tambah dari penggunaan SD-WAN? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari simak penjelasannya di bawah ini!

Pengertian SD-WAN

SD-WAN adalah teknologi yang menggunakan software terpusat untuk mendistribusikan jaringan secara merata dan mengganti sistem koneksi WAN tradisional. 

Software terpusat tersebut mengelola dan memantau lalu lintas atau traffic jaringan dari pusat data seperti cloud. Software ini juga mengatur aliran traffic ke setiap server lokal atau cabang melalui jalur yang optimal dan terbaik. Jalur-jalur ini bisa berupa jalur private, jalur internet, server seluler, dan masih banyak lagi. 

Untuk menghindari hambatan atau tabrakan antar-server, sistem ini memiliki teknik failover yang lebih unggul dan cepat. Failover merupakan teknik yang menerapkan beberapa jalur untuk mencapai network yang dituju. SD-WAN hanya butuh hanya waktu selama 1 detik untuk memberikan performa tinggi saat mengakses konten. 

Jadi, user atau pengujung tidak perlu menunggu waktu lama untuk mendapatkan informasi dari suatu situs atau aplikasi. Hal ini lantaran secara otomatis SD-WAN akan mengalihkannya ke jalur yang tidak ramai. 

Perbedaan SD-WAN dan WAN tradisional

Untuk memahami lebih mendalam mengenai perbedaan sistem SD-WAN dan WAN tradisional, Anda bisa menyimak penjelasan di bawah ini:

1. Infrastruktur jaringan yang digunakan

WAN tradisional memakai router khusus yang terintegrasi di lokasi cabang untuk menghubungkan jaringan cabang ke pusat data. Sementara itu, SD-WAN menggunakan software terpusat yang terhubung dengan cloud untuk mengatur aliran server ke setiap jaringan perusahaan.

2. Tingkat keamanan lalu lintas jaringan

Dalam hal tingkat keamanannya, SD-WAN menyediakan keamanan server dengan berbagai jenis kontrol seperti firewalling yang bisa diatur secara terpusat. 

Berbeda dengan SD-WAN, keamanan WAN tradisional lebih terbatas pada VPN (Virtual Private Network) di setiap lokasi cabang. Jadi, apabila salah satu VPN mengalami kendala, aliran traffic server juga bisa mengalami keterlambatan. 

3. Tingkat kemudahan konfigurasi

SD-WAN memungkinkan konfigurasi jaringan terpusat yang lebih mudah dan cepat melalui software yang dapat digunakan untuk manajemen server

Sementara itu, jaringan WAN tradisional butuh waktu dan tenaga lebih karena harus diatur manual pada setiap router di lokasi cabang.

Cara Kerja SD-WAN

Untuk meningkatkan performa website atau aplikasi perusahaan, SD-WAN dilengkapi dengan software yang akan dikonfigurasi oleh perusahaan. Perangkat lunaknya bisa terhubung ke cloud. Konfigurasi tersebut dilakukan dengan menghubungkan jaringan-jaringan perusahaan yang sudah ada sebelumnya.

Jaringan tersebut kemudian akan diidentifikasi oleh SD-WAN dan dikelompokkan menjadi sub-bagian tersendiri, seperti jaringan kelas khusus aplikasi, kelas prioritas, dan lain sebagainya. 

Setelah itu, lalu lintas jaringan ini dipantau menggunakan kontrol terpusat dengan mengarahkannya ke sistem IaaS atau SaaS. Lalu lintas ini juga diarahkan ke dalam cloud computing yang bisa diakses secara digital. Hal ini berbeda dari WAN tradisional yang masih menggunakan layer 2 dan 3 VPN untuk memantau dan mengarahkan pergerakan jaringan. 

Sistem ini juga bekerja dengan memantau latensi, kecepatan jaringan, dan keamanan traffic jaringan. Keamanan server tersebut dikontrol menggunakan teknik enkripsi, firewalling, dan micro-segmentation.

Secara otomatis, sistem ini akan menentukan jalur mana yang paling tepat dan efisien untuk jaringan mengirimkan data. Jadi, SD-WAN bisa mengantisipasi kemacetan data yang menyebabkan konten akan telat diakses. 

Selain itu, sistem ini juga tidak memerlukan tarikan kabel selama ada jaringan internet yang terkoneksi satu sama lain. 

Jalur lalu lintas jaringan tersebut juga bisa bekerja dengan optimal menggunakan SD-WAN karena memakai teknik network slicing, load balancing, path selection, dan lain sebagainya.

Kantor yang membutuhkan networking. 

Keuntungan Menggunakan SD-WAN

Setelah mengetahui cara kerja sistem SD-WAN, tentu ada keuntungan yang bisa dirasakan sebagai akibat dari proses tersebut. Berikut adalah beberapa keuntungannya

1. Kinerja aplikasi atau situs semakin optimal

Dalam menjalankan situs atau aplikasi perusahaan, tentunya kelancaran akses konten sangat diutamakan. Salah satu penyebab lancarnya akses tersebut karena adanya sistem cloud computing yang kemudian terhubung dengan SD-WAN. 

Sistem ini dapat bantu mengurangi penundaan dan hambatan yang terjadi saat ingin mengakses konten dengan menghubungkannya langsung ke server internet. 

2. Jaringan lebih stabil dan fleksibel

SD-WAN dapat mengoptimalkan lalu lintas jaringan dengan menggunakan jalur yang lebih efisien. Pengaturan server ini lebih mudah dan cepat karena memakai perangkat lunak terpusat. Dengan begitu, user dapat menghemat waktu dan tenaga dalam mengatur jaringan.

SD-WAN juga memiliki kumpulan bandwidth yang disediakan oleh beberapa penyedia layanan cloud computing. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya jaringan yang lebih besar.

3. Keamanan traffic jaringan terjamin

Sistem ini menyediakan keamanan jaringan dengan kontrol pusat yang stabil. Aliran lalu lintas jaringan bisa terpantau dengan lebih baik dan terjamin dengan adanya teknik seperti enkripsi, micro-segmentation, dan firewalling

Teknik enkripsi dari awal hingga akhir aliran server digunakan agar data tersimpan dengan aman. Dengan begitu, serangan siber dari pihak luar dapat lebih mudah diatasi dan diantisipasi. 

4. Hemat biaya

Keunggulan lainnya dari sistem SD-WAN adalah tidak memerlukan biaya terlalu banyak sehingga bisa dialokasikan untuk keperluan lainnya. WAN tradisional membutuhkan tenaga kerja khusus yang bisa memantau dan mengelola lalu lintas server. Dengan kata lain, perusahaan perlu mengeluarkan biaya jasa atas tenaga kerja tersebut.

Pemantauan, pengaturan, dan pengelolaan jaringan perusahaan menggunakan SD-WAN bisa lebih mudah dan murah dilakukan karena sudah terkoneksi dengan cloud

Penerapan SD-WAN

Sistem SD-WAN dapat diterapkan pada beberapa aktivitas di bawah ini:

1. Layanan interkoneksi antar-cabang

Sistem ini dapat digunakan untuk menghubungkan jaringan antara cabang-cabang perusahaan. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan penggunaan jalur jaringan yang tersedia dan mempercepat waktu respons aplikasi. 

Hal ini dapat mempercepat produktivitas dan efisiensi operasional perusahaan. Dengan begitu, perusahaan dapat menghubungkan pengguna mana pun menggunakan berbagai aplikasi di lokasi yang berbeda. 

Ada beberapa platform yang menyediakan layanan SD-WAN untuk menghubungkan server antar-perusahaan seperti layanan SD-WAN dari Link Net

2. Koneksi dengan cloud computing

Seperti yang sudah dibahas pada bagian sebelumnya, SD-WAN terintegrasi dengan cloud untuk mempermudah perpindahan jalur jaringan. 

Jadi, perusahaan dapat menggunakan layanan cloud computing untuk mengoptimalkan koneksi antar-server pusat dan cabang perusahaan. Dengan begitu, kinerja aplikasi perusahaan pun dapat lebih efektif dan meminimalkan biaya jaringan karena sudah diatur oleh cloud

Penjelasan terkait SD-WAN di atas sudah memberikan gambaran bahwa sistem tersebut bisa jadi solusi terbaik untuk pengoptimalan kinerja jaringan perusahaan dan cabang-cabang lainnya. Dengan cara kerja yang mutakhir, SD-WAN berikan berbagai keuntungan dan dapat diterapkan pada beberapa aplikasi atau situs.

Penulis: Lusita Amelia.

Artikel Terkait
Artikel Lainnya
Lihat Semua Artikel Lainnya  
  Tautan Berhasil di Copy